Harus Lewat Pegunungan, Terapkan Tips Berkendara Aman Berikut
Mengemudi di dataran rendah akan berbeda dengan di dataran tinggi. Ini karena medannya yang berbeda.
Mulai dari jalanan yang menanjak, menurun, tikungan yang tajam, hingga cuaca yang lebih cepat mengalami perubahan.
Maka dari itu sebelum melakukan perjalanan di daerah pegunungan Anda harus mempersiapkan dengan tepat. Berikut adalah tips berkendara aman di pegunungan.
Mempersiapkan Diri Berkendara di Pegunungan

Persiapan yang dilakukan mencakup sebelum dan ketika melakukan perjalanan. Berikut adalah tips berkendara aman untuk Anda:
1. Lakukan Pengecekan Kondisi Sistem Rem
Sistem pengereman sangat krusial ketika Anda berkendara di pegunungan. Pastikan rem Anda dalam kondisi yang optimal.
Kondisi jalan yang menurun dan curam sangat membutuhkan sistem rem yang responsif dan pakem.
Lakukan pengecekan pada tebal kampas dari rem dan level minyak rem. Pastikan cairan rem sudah cukup.
2. Menanjak dengan Gigi yang Tepat
Ketika Anda harus menanjak, gunakan gigi yang rendah seperti gigi 1 atau 2 untuk mobil dengan transmisi manual.
Gigi yang rendah akan memberikan torsi yang lebih besar. Sehingga mobil bisa mendaki dengan mudah tanpa membebani mesin mobil.
Atur juga kecepatan agar tetap stabil dan jangan terlalu cepat. Alasannya karena bisa menyebabkan mobil susah untuk dikendalikan.
Apabila terlalu lambat, mesin mobil akan lebih mudah kehabisan tenaga. Hindari melakukan penambahan gas secara tiba-tiba. Karena bisa menyebabkan mobil kehilangan daya cengkramnya di jalanan licin.
3. Memperhatikan Jarak Pandang
Tips berkendara aman di pegunungan selanjutnya adalah memperhatikan jarak pandang. Di pegunungan kabut bisa turun secara tiba-tiba. Hal tersebut dapat mengganggu jarak pandang.
Oleh karena itu pastikan lampu mobil seperti fog lamp dan lampu utama berfungsi secara maksimal.
Kurangi kecepatan dan nyalakan penerangan. Hindari menggunakan lampu hazard ketika mobil Anda sedang melaju.
Tips lainnya Anda dapat menggunakan lampu dekat atau low beam, jangan menyalip ketika jalan sedang berkabut, dan tambahkan jeda antara mobil.
4. Memantau Suhu Mesin
Untuk mobil matic dan Anda gunakan untuk berjalan di area pegunungan maka harus melakukan pengecekan suhu mesin secara berkala.
Apalagi ketika Anda berkendara di turunan yang tajam. Biasanya bisa mengakibatkan mesin mengalami panas berlebihan atau overheating karena bekerja keras.
Untuk memantaunya Anda bisa menggunakan alat pemantau suhu yang tersedia di dashboard Anda. Apabila mesin mobil terlalu panas, maka jangan lanjutkan perjalanan karena mesin bisa rusak dan mobil mogok.
5. Waspada Terhadap Cuaca
Perubahan cuaca di pegunungan dapat berubah secara drastis. Seringnya membuat jalanan menjadi licin atau tertutup kabut yang tebal. Apabila hujan, Anda bisa melakukan penyesuaian penggunaan gigi.
6. Istirahat secara Berkala
Tips berkendara aman selanjutnya adalah istirahat secara berkala untuk menjaga konsentrasi Anda. Tikungan tajam yang banyak dapat menyebabkan Anda kelelahan.
Agar tetap fokus, istirahat setiap 2 jam atau 3 jam sekali. Apalagi jika Anda berkendara sendirian. Ingat, stamina Anda penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
7. Memetakan Rute Jalan Pegunungan
Sebelum melakukan perjalanan, Anda perlu melakukan pemetaan jalan. Misalnya rute yang akan Anda lewati, berapa jaraknya, berapa waktu yang diperlukan hingga sampai di tempat tujuan.
Kemudian pastikan Anda juga tahu letak rest area, berapa jumlah penumpang yang Anda bawa, dan bagaimana rintangan jalan.
Pemetaan rute akan membantu Anda untuk mempersiapkan kendaraan dan juga diri dengan maksimal. Sehingga risiko kecelakaan dapat dikurangi.
Jaga kesehatan diri dan juga kendaraan Anda sebelum berkendara di jalan pegunungan yang dinamis. Semoga tips berkendara aman di atas dapat membantu Anda lebih tenang menghadapi jalan pegunungan.